Assalamaualaikum wr wb everyone..
Hello again :)
Memang butuh komitmen yah untuk menulis blog itu. Tadinya berniat untuk selalu mengupdate blog untuk perjalanan wisataku ini setiap pergantian harinya.. Tapi apa daya.. hanya keinginan saja tanpa ada komitmen yang kuat hehehe. Baiklah, aq akan kembali bercerita tentang 2 hari terakhirku di Bali hehehe.
Dua hari terakhir ini, waktu benar-benar kami habiskan untuk jalan-jalan di sekitaran Kuta, Legian, dan Jimbaran. Tempat-tempat yang kami kunjungi gak banyak siy habis gimana yah ternyata bumil lemes juga hehehe.
Sudah banyak yang tahu belum yah ada hutan bakau yang bagus buat jadi tempat foto-foto di Bali. Namanya Mangrove Park. Lokasinya ada di jalan by pass Ngurah Rai. Letaknya gak jauh dari Bali Galeria Mall. Awalnya agak susah juga cari jalan masuknya dari jalan besar, sampai nyasar ke jalan masuk pelabuhan Tanjung Benoa. Tapi setelah tanya2 Pak Polisi, disuruh lurus aja balik ke arah Bali Galeria Mall, trus beberapa km sebelum Mall, ada jalan masuk ke kiri dengan plang Mangrove Park. Plangnya kecil2 hehehe, hampir gak keliatan, untungnya darla bawa mobilnya pelan2 dan mlipir2 hehehe.. Biaya masuknya hanya Rp 5,000 saja, tapi bisa puas foto2 :) Lumayan banget siy jalan2 di dalam hutan bakaunya. Best time buat kesana itu pagi jam 9-10, pas matahari belum benar2 diatas kepala *lebay hehehe...
Malamnya kita mengarah ke area jimbaran buat makan Seafood. Sebelum berangkat ke Bali, direkomendasikan buat nyobain makan seafood di Menega Cafe. Katanya seafoodnya enak dan harganya makes sense, gak selangit. Kita gak mau mengulang pengalaman tahun lalu yang harganya gak banget dey, masa makan berdua aja sampe 600rb-an :( Lokasi Menega Cafe ini ada di kompleks Resto dan Cafe Seafood di Muaya Beach. Patokannya itu deket Four Seasons Apartment. Makanannya enak juga siy.. ya sebagaimana seafood, secara saya suka sekali makanan laut. Tapi koq cepet banget dingin yah.. Dan yang mengecewakannya itu pelayanannya lama banget, mungkin karena banyak juga pelanggan yang dateng. dibanding cafe2 disamping kiri dan kanannya, memang kelihatan Menega Cafe yang paling ramai :)
Setelah maem seafood, yang paling tepat dilakukan selanjutnya adalah tidurrr hehhe.. Langsung dey meluncur balik ke hotel.. Looking for cozy and snug bed :)
Besoknya, yes we spent the whole day at beach.. Let's go to the beach babe.. Gak jau2 siy pantainya, Kuta aja yang deket dari hotel hehehe... Soalnya bumil mulai rewel agak capek niy di hari-hari terakhir :p
Berangkat ke Kutanya emang agak siang si soalnya bawaannya males2an aja di kamar hotel hehehe.. Jadinya begitu keluar, puanass banget.. Sebelum sampai ke pantai Kuta, mampir2 dulu di toko2 sepanjang jalan Legian dan monumen Bim Bali I. Untungnya, jalan2 kali ini kita pake motor. Gak kebayang dey klo naik mobil harus melewati jalan Legian ini.. padat, ruame, plus macet. Tetap yah gak weekdays gak weekend, jalan ini selalu aja rame, rame pejalan kaki, pengendara motor dan mobil. Memang lumayan siy buat cuci2 mata.. Rasangya pengen tuh dimasukin masing2 toko di sepanjang jalan hehehe.
Salah siy memang ke pantai di sekitaran jam 12 siang hehehe.. Nekat tetap coba jalan2 di pantai, gak kuat aja panasnya.. Huaa.. langsung dey kita keluar gerbang pantai Kuta dan mengarah ke Discovery Shopping Mall. Kita cari makan siang dan ngadem disana aja hehehe.. Perjalanan kesana pun penuh dengan keringat ckckck.. enaknya renang ni panas2 begini. Tadinya Waterboom Kartika Plaza menjadi salah satu item di itinerary kita tapi gak jadi since overprize for our budget hihihi.. Harusnya sebelum sampai di Bali, bisa cari tiket masuknya dulu by Kaskus, bisa lebih murah katanya :)
Lama-lama ngadem di Discovery Shopping Mall, akhirnya sampai juga jam 3 sore.. Mulai lagi dey kita coba jalan2 ke pantai. Kita putuskan start point jalan2 ke pantainya dari Discovery shopping Mall aja. Subhanallah indahnya.. langit biru, laut biru. Trus mupeng liat resto2 yang berjejer di sepanjang pinggir pantai. Enaknya liat turis santai2 di bale2 dan renang dengan view langsung pantai.. Pengen coba tapi takut harganya overprize hihihi.. Ternyata nyambung pantai yang dari Discovery Shopping Mall ke gerbang pantai Kuta, tau gtu gak usah muter2 naik motor tadi siang ke Discover Shopping Mall. Bisa jalan aja sambil menyusuri pantai ternyata.
Sambil nungguin sunset di pinggir pantai Kuta.. ternyata ada pelepasan tukik-tukik lucu. Tapi kenapa yah pelepasannya disini, pantai Kuta kan lumayan ramai, kasian tukik-tukiknya bisa terinjak pengunjung pantai. Sampai juga niy detik-detik sunset. Lumayan lama juga nungguinya, kirain jam 6 tuh udah sunset, ternyata baru tenggelam sang Mataharinya jam setengah 7an.. Hihih, lama yah... Tapi puasa dengan pemandangannya. Subhanallah, indah banget viewnya. Akhirnya bisa juga lihat sunset selama liburan kali ini.
Alhamdulillah, masih bisa pergi liburan dan selamat sehat wal afiat bersama dedek yang masih ada di dalam perut. Nanti kita liburan lagi yah dek sama bunda dan ayah :)
Sunday, September 23, 2012
Thursday, September 6, 2012
Bumil (Mrs Nofrialdy) is travelling #3
Assalamaualaikum warohmatullahi waborakatuh :)
Good morning again everyone..
I'm gonna tell you the third day of my holiday.. Hope you dont get bored of this hehehe..
Hari ketiga di Bali ini, kami rencanakan wisata kami ke arah barat, yaitu Tabanan. Tempat wisata di daerah Tabanan diantaranya ada Pura Ulun Danu di Baturiti, Botanical Garden di Baturiti, Pura Taman Ayun di Mengwi, Jatiluwih, dan Pura Tanah Lot di Kediri. Namun, destinasi kami hari ini hanya Pura Ulun Danu dan Pura Tanah Lot saja, mempertimbangkan jaraknya yang cukup jauh belum lagi sorenya kami harus menuju hotel yang baru di Jalan Sunset Road.
Pura Ulun Danu
Pura Ulun Danu ini berlokasi di Desa Candikuning, Baturiti, Bedugul, Tabanan. Jaraknya sekitar 37km dari pusat kota Denpasar. Namun, dari penginapan pertama kami Ubud,berjarak lebih jauh, yaitu sekitar 45km (60 menit). It's a nice place to visit. Udaranya yang dingin, danau Bratan yang besar dan sejuk. Best time to visit this place is actually when rain comes, air di danau akan naik sehingga membuat Puranya terlihat sepeti menngapung di danau.
Oiya, baru disini kami dengar gema adzan. Saait itu adzan dzuhur berkumandang. Usut punya usut, di desa Candikuning ini terdapat kampung muslim. Dan ternyata diseberang pintu masuk kawasan wisata Pura Ulun Danu terdapat masjid besar yang terletak diatas bukit. Dan disini banyak tempat makan yang menggunakan nama RM Muslim. Lagi-lagi, aq makan bakso ayam hihihi.. Enak... dingin2 makan sesuatu yang hangat.
Sepulangnya dari Pura Ulun Danu, we are heading to Tanah Lot to see the sunset :) Tapi seperempat perjalanan, mampir dulu ke toko oleh2 Bali yang sudah ternama, JOGER JELEK. Disini toko Jogernya jauh lebih besar dari yang di Tuban Kuta. Lapangan parkirnya luas. Lebih enak disinilah belanja oleh2nya dari yang di Tuban.
Pura Tanah Lot
This is the second time we visit here. We never get bored to be here, it's because of the beautiful sunset. Selain disini, Uluwatu dan Pantai Kuta juga tempat yang bagus untuk melihat sunset. Kali ini, aq merasa ada yang berubah dari Pura Tanah Lot. Tahun lalu dari pintu masuk ke lokasi Karang Bolong gak terlalu jauh, tapi kali ini koq jauh banget yah, dari pintu masuk ke lokasi wisata harus memutari kawasan kios2 oleh terlebih dahulu. Bumil jadi capek jalannya :) Tapi ya gpplah, soalnya terbayarkan dengan view yang indah, Pura di tepi laut, Pura diatas Karang Bolong. Subhannalah.. Allah's creature is so beautiful. So many tourists here to see and capture the sunset moment. They are from everywhere. After the sunset, then we off to the next hotel at sunset Road street.
Setibanya di hotel, kami puas sekali dengan kamar dan pelayanannya. It's a very nice hotel and we paid very cheap for that. Many thanks to Agoda hihihi. since the room is very cozy and we got tired, then we just had our dinner at room hehehe.. don't wanna go anywhere :)
Good morning again everyone..
I'm gonna tell you the third day of my holiday.. Hope you dont get bored of this hehehe..
Hari ketiga di Bali ini, kami rencanakan wisata kami ke arah barat, yaitu Tabanan. Tempat wisata di daerah Tabanan diantaranya ada Pura Ulun Danu di Baturiti, Botanical Garden di Baturiti, Pura Taman Ayun di Mengwi, Jatiluwih, dan Pura Tanah Lot di Kediri. Namun, destinasi kami hari ini hanya Pura Ulun Danu dan Pura Tanah Lot saja, mempertimbangkan jaraknya yang cukup jauh belum lagi sorenya kami harus menuju hotel yang baru di Jalan Sunset Road.
Pura Ulun Danu
Pura Ulun Danu ini berlokasi di Desa Candikuning, Baturiti, Bedugul, Tabanan. Jaraknya sekitar 37km dari pusat kota Denpasar. Namun, dari penginapan pertama kami Ubud,berjarak lebih jauh, yaitu sekitar 45km (60 menit). It's a nice place to visit. Udaranya yang dingin, danau Bratan yang besar dan sejuk. Best time to visit this place is actually when rain comes, air di danau akan naik sehingga membuat Puranya terlihat sepeti menngapung di danau.
Oiya, baru disini kami dengar gema adzan. Saait itu adzan dzuhur berkumandang. Usut punya usut, di desa Candikuning ini terdapat kampung muslim. Dan ternyata diseberang pintu masuk kawasan wisata Pura Ulun Danu terdapat masjid besar yang terletak diatas bukit. Dan disini banyak tempat makan yang menggunakan nama RM Muslim. Lagi-lagi, aq makan bakso ayam hihihi.. Enak... dingin2 makan sesuatu yang hangat.
Sepulangnya dari Pura Ulun Danu, we are heading to Tanah Lot to see the sunset :) Tapi seperempat perjalanan, mampir dulu ke toko oleh2 Bali yang sudah ternama, JOGER JELEK. Disini toko Jogernya jauh lebih besar dari yang di Tuban Kuta. Lapangan parkirnya luas. Lebih enak disinilah belanja oleh2nya dari yang di Tuban.
Pura Tanah Lot
This is the second time we visit here. We never get bored to be here, it's because of the beautiful sunset. Selain disini, Uluwatu dan Pantai Kuta juga tempat yang bagus untuk melihat sunset. Kali ini, aq merasa ada yang berubah dari Pura Tanah Lot. Tahun lalu dari pintu masuk ke lokasi Karang Bolong gak terlalu jauh, tapi kali ini koq jauh banget yah, dari pintu masuk ke lokasi wisata harus memutari kawasan kios2 oleh terlebih dahulu. Bumil jadi capek jalannya :) Tapi ya gpplah, soalnya terbayarkan dengan view yang indah, Pura di tepi laut, Pura diatas Karang Bolong. Subhannalah.. Allah's creature is so beautiful. So many tourists here to see and capture the sunset moment. They are from everywhere. After the sunset, then we off to the next hotel at sunset Road street.
Setibanya di hotel, kami puas sekali dengan kamar dan pelayanannya. It's a very nice hotel and we paid very cheap for that. Many thanks to Agoda hihihi. since the room is very cozy and we got tired, then we just had our dinner at room hehehe.. don't wanna go anywhere :)
Tuesday, September 4, 2012
Bumil (Mrs Nofrialdy) is travelling :) #2
Assalamualaikum warohmatullahi waboraktuh...
Pagi kembali semuanya...
Still today is a beautiful morning somewhere in Ubud. Alhamdulillah, pagi ini bis amendengarkan suara kicau burung, aliran sungai dibawah guest house, dan menikmati pemandangan bukti hijau di depan mata :)
Kali ini aq mau menceritakan perjalanan wisata hari pertama kami kemarin di sekitar Ubud dan Gianyar.
Dari etinerary yang sudah kami rencanakan, hanya 3 checkpoint yang kami kunjungi, yaitu Pura Tirta Empul, Tegalalang, dan Monkey Forest. Tambahan 1 checkpoint adalah again Kintamani - Mount Batur.
Pura Tirta Empul
Dulu ketika honeymoon, destinasi ini kami lewatkan karena dari luar kelihatan ramai sekali, namun kali ini menjadi salah satu destinasi kami. Pura Tirta Empul berlokasi di Desa Manukaya, Tampaksiring, Gianyar. Berbekal googlemap dan petunjuk dari Beli di guest house akhirnya kami sampai juga di Pura Tirta Empul. Rutenya tidak sulit dari penginapan, kami hanya mengikuti jalan Raya Goa Gajah saja sampai ketemu dengan jalan raya Tampaksiring. Biaya tiket masuk ke Pura ini adalah Rp 15,000 per orang dan parkir Rp 5,000 per mobil. Ketika kami sampai kesana, sedang ada ritual upacara yang diselenggarakan dalam rangka pekan Galungan. Senangnya, jadi kami bisa melihat ritual upacara tersebut. Wanita2nya berkebaya dan membawa sesajen buah2an dan bunga diatas kepala mereka dan para prianya berbusana putih semua lengkap dengan topi dan sarung balinya. Karena ini tempat suci, jadi para pengunjung diharus memakai tali pinggang dan sarung yang sudah disediakan oleh pihak setempat. Disana juga terdapat kolam pemandian air suci. Menurut kepercayaan orang sana, air tersebut bisa membuat mereka hidup sehat, awet muda, dan panjang umur. Lokasi Pura Tirta Empul ternyata bersebelahan dengan Istana Kepresidenan Tampaksiring. Namun, ternyata istana tersebut tidak dibuka untuk umum. Jadi kami hanya bisa lihat saja dari balik pagar di Pura Tirta Empul.
Oiya pengalaman gak enak disini adalah dibagian penjualan souvenirnya. Kami harus melewati lokasi tersebut karena pintu keluarnya memang didesain harus melewati sana, ya biar ada kios2 souvenirnya ada yang lihat mungkin. Penjualnya ternyata agresif2 sekali, sampai tangak aq dan suamiku ditarik dan ditahan sekencang2nya supaya stay melihat2 kemudian beli. Untungnya suamiku bertenang melepaskan dengan alasan kita buru2 takut ditinggal bus rombongan hihihi.. kaburrrr... So far, siy bagus objek wisata ini, cuma nanti kalo mau keluar ke parkiran, better cari jalan lain yang kayanya ada dey selain pintu keluar utama itu :)
Kintamani - Danau & Gunung Batur
ini kali kedua kami ke Kintamani. Tadinya siy kami rencana cuma lewat saja karena tujuan kami selanjutnya adalah Tegalalang. Cuma karena aq pikir aq belum punya foto disini yang sudah mengenakan hijab jadi kami putuskan tidak ada salahnya mampir sebentar hehehe.
Tidak banyak perubahan disini, yang terlihat berbeda hanya lebih sepi pengunjung karena memang bukan peak season.. Pemandangan dan suasana dingin masih sama. Juga penjual souvenir yang senantiasa mengikuti kita agar daganganya terbeli. Hanya saja nampak daerah di kaki bukit gunung Batur gersang sekali dan nampak hangus terbakar, mungkin karena musim kemarau dan hujan belum turun.
Oiya disini juga aq baru mencoba Bakso di Bali. Karena mayoritas penduduk di Bali beragama Hindu, maka bakso yang dijual terbuat dari daging ayam dan kuahnya dibuat dari kaldu ceker. enak juga lho ternyata, lembut baksonya dan aq suka sekali kaldu ceker hihihi..
Ceking - Tegalalang
Kita teruskan perjlanan dari Kintamani Batur menuju Ceking Tegalalang, daerah ini terkenal dengan hamparan sawahnya yang hijau dan rapi berikut dengan teraseringnya.. Desa ini terkenal dengan nama Ceking, village of Rice Terrace :) Untuk masuk ke daerah ini, dipungut oleh pihak setempat sebesar Rp 5,000 per orang. Setibanya disana, cukup sulit untuk mencari parkir mobil karena parkir mobilnya hanya disediakan di pinggir jalan utama dan kemarin siang cukup banyak juga deretan mobil rombongan turis yang berkunjung kesana. Untuk menikmati pemandangan sawah tersebut, kita bisa nikmati sambil makan siang di beberapa cafe yang tersedia disana. Namun, karena tujuannya hanya untuk foto, jadi kita ya cari spot foto saja.
Pasar Sukawati
Setelah dari Ceking, kami putuskan untuk berbelanja sebentar di Pasar Sukawati takut besok2 gak sempat mumpung waktu masih menunjukkan jam 1 siang. Jadilah kita belanja belanji di Sukawati. Memang kurang afdol yah klo jalan2 di Bali tanpa belanja. Gak tau dey niy setelah ini , aq bakalan belanja dimana lagi hihihi..
Monkey Forest & Ubud Area
Selesai berbelanja, kami kembali ke arah atas menuju ke Monkey Forest, tempatnya para monyet2 nakal :p Karena gak tahu jalan, jadilah kita muter2 kota Ubud untuk mencari monkey Forest sampai melewati Museum antonio Blanco. Sayangnya, darla kurang suka museum atau galeri semacam itu jadi diurungkan dey niatku kesana. Setelah melewati Antonio Blanco, kami putar balik ke arah Monkey Forest lagi. Alhamdulillah sampai juga akhirnya setelah melewati Pasar Seni Ubud. Sayang sudah jam 4 sore sudah banyak yang tutup di pasar tersebut, padahal ingin mampir tadinya. Jalan Hanoman dan Jalan Monkey Forest di ubud itu suasananya seperti di Seminyak, lots of boutiques there. sangat mengguggah selera untuk berbelanja :) Sesampainya di Monkey Forest, aq urungkan niat untuk masuk, abis monyet2 yang di pintu masuk saja sudah keliatan nakal, apalagi di dalam nanti.. Jadi yah cuma foto foto2 aja di depan gerbangnya hihihi..
setelahnya kami putuskan untuk mencari makan, yeay... we are going to Pizza Bagus di Jalan Raya Pengosekan, Ubud. Jalan kaki aja dong dari Monkey Forest karena terlihat di googlemap terlihat sangat dekat.. Hihihi.. bodoh ya aq.. Tapi karena one way juga daripada muter2 mending jalan kaki aja dey sekalian olahraga sore. Dan ternyata jauh banget dunk, capek juga ini bumil jalan2.. Tapi akhirnya sampai juga hehehe. Suasana restorannya sederhana dan cozy banget. Dan ternyata, pizza dan spaghettinya mantapppp rasanya. Seneng dey.. Klo nginep di ubud lagi, pasti balik lagi kesana.
Pagi kembali semuanya...
Still today is a beautiful morning somewhere in Ubud. Alhamdulillah, pagi ini bis amendengarkan suara kicau burung, aliran sungai dibawah guest house, dan menikmati pemandangan bukti hijau di depan mata :)
Kali ini aq mau menceritakan perjalanan wisata hari pertama kami kemarin di sekitar Ubud dan Gianyar.
Dari etinerary yang sudah kami rencanakan, hanya 3 checkpoint yang kami kunjungi, yaitu Pura Tirta Empul, Tegalalang, dan Monkey Forest. Tambahan 1 checkpoint adalah again Kintamani - Mount Batur.
Pura Tirta Empul
Dulu ketika honeymoon, destinasi ini kami lewatkan karena dari luar kelihatan ramai sekali, namun kali ini menjadi salah satu destinasi kami. Pura Tirta Empul berlokasi di Desa Manukaya, Tampaksiring, Gianyar. Berbekal googlemap dan petunjuk dari Beli di guest house akhirnya kami sampai juga di Pura Tirta Empul. Rutenya tidak sulit dari penginapan, kami hanya mengikuti jalan Raya Goa Gajah saja sampai ketemu dengan jalan raya Tampaksiring. Biaya tiket masuk ke Pura ini adalah Rp 15,000 per orang dan parkir Rp 5,000 per mobil. Ketika kami sampai kesana, sedang ada ritual upacara yang diselenggarakan dalam rangka pekan Galungan. Senangnya, jadi kami bisa melihat ritual upacara tersebut. Wanita2nya berkebaya dan membawa sesajen buah2an dan bunga diatas kepala mereka dan para prianya berbusana putih semua lengkap dengan topi dan sarung balinya. Karena ini tempat suci, jadi para pengunjung diharus memakai tali pinggang dan sarung yang sudah disediakan oleh pihak setempat. Disana juga terdapat kolam pemandian air suci. Menurut kepercayaan orang sana, air tersebut bisa membuat mereka hidup sehat, awet muda, dan panjang umur. Lokasi Pura Tirta Empul ternyata bersebelahan dengan Istana Kepresidenan Tampaksiring. Namun, ternyata istana tersebut tidak dibuka untuk umum. Jadi kami hanya bisa lihat saja dari balik pagar di Pura Tirta Empul.
Oiya pengalaman gak enak disini adalah dibagian penjualan souvenirnya. Kami harus melewati lokasi tersebut karena pintu keluarnya memang didesain harus melewati sana, ya biar ada kios2 souvenirnya ada yang lihat mungkin. Penjualnya ternyata agresif2 sekali, sampai tangak aq dan suamiku ditarik dan ditahan sekencang2nya supaya stay melihat2 kemudian beli. Untungnya suamiku bertenang melepaskan dengan alasan kita buru2 takut ditinggal bus rombongan hihihi.. kaburrrr... So far, siy bagus objek wisata ini, cuma nanti kalo mau keluar ke parkiran, better cari jalan lain yang kayanya ada dey selain pintu keluar utama itu :)
Kintamani - Danau & Gunung Batur
ini kali kedua kami ke Kintamani. Tadinya siy kami rencana cuma lewat saja karena tujuan kami selanjutnya adalah Tegalalang. Cuma karena aq pikir aq belum punya foto disini yang sudah mengenakan hijab jadi kami putuskan tidak ada salahnya mampir sebentar hehehe.
Tidak banyak perubahan disini, yang terlihat berbeda hanya lebih sepi pengunjung karena memang bukan peak season.. Pemandangan dan suasana dingin masih sama. Juga penjual souvenir yang senantiasa mengikuti kita agar daganganya terbeli. Hanya saja nampak daerah di kaki bukit gunung Batur gersang sekali dan nampak hangus terbakar, mungkin karena musim kemarau dan hujan belum turun.
Oiya disini juga aq baru mencoba Bakso di Bali. Karena mayoritas penduduk di Bali beragama Hindu, maka bakso yang dijual terbuat dari daging ayam dan kuahnya dibuat dari kaldu ceker. enak juga lho ternyata, lembut baksonya dan aq suka sekali kaldu ceker hihihi..
Ceking - Tegalalang
Kita teruskan perjlanan dari Kintamani Batur menuju Ceking Tegalalang, daerah ini terkenal dengan hamparan sawahnya yang hijau dan rapi berikut dengan teraseringnya.. Desa ini terkenal dengan nama Ceking, village of Rice Terrace :) Untuk masuk ke daerah ini, dipungut oleh pihak setempat sebesar Rp 5,000 per orang. Setibanya disana, cukup sulit untuk mencari parkir mobil karena parkir mobilnya hanya disediakan di pinggir jalan utama dan kemarin siang cukup banyak juga deretan mobil rombongan turis yang berkunjung kesana. Untuk menikmati pemandangan sawah tersebut, kita bisa nikmati sambil makan siang di beberapa cafe yang tersedia disana. Namun, karena tujuannya hanya untuk foto, jadi kita ya cari spot foto saja.
Pasar Sukawati
Setelah dari Ceking, kami putuskan untuk berbelanja sebentar di Pasar Sukawati takut besok2 gak sempat mumpung waktu masih menunjukkan jam 1 siang. Jadilah kita belanja belanji di Sukawati. Memang kurang afdol yah klo jalan2 di Bali tanpa belanja. Gak tau dey niy setelah ini , aq bakalan belanja dimana lagi hihihi..
Monkey Forest & Ubud Area
Selesai berbelanja, kami kembali ke arah atas menuju ke Monkey Forest, tempatnya para monyet2 nakal :p Karena gak tahu jalan, jadilah kita muter2 kota Ubud untuk mencari monkey Forest sampai melewati Museum antonio Blanco. Sayangnya, darla kurang suka museum atau galeri semacam itu jadi diurungkan dey niatku kesana. Setelah melewati Antonio Blanco, kami putar balik ke arah Monkey Forest lagi. Alhamdulillah sampai juga akhirnya setelah melewati Pasar Seni Ubud. Sayang sudah jam 4 sore sudah banyak yang tutup di pasar tersebut, padahal ingin mampir tadinya. Jalan Hanoman dan Jalan Monkey Forest di ubud itu suasananya seperti di Seminyak, lots of boutiques there. sangat mengguggah selera untuk berbelanja :) Sesampainya di Monkey Forest, aq urungkan niat untuk masuk, abis monyet2 yang di pintu masuk saja sudah keliatan nakal, apalagi di dalam nanti.. Jadi yah cuma foto foto2 aja di depan gerbangnya hihihi..
setelahnya kami putuskan untuk mencari makan, yeay... we are going to Pizza Bagus di Jalan Raya Pengosekan, Ubud. Jalan kaki aja dong dari Monkey Forest karena terlihat di googlemap terlihat sangat dekat.. Hihihi.. bodoh ya aq.. Tapi karena one way juga daripada muter2 mending jalan kaki aja dey sekalian olahraga sore. Dan ternyata jauh banget dunk, capek juga ini bumil jalan2.. Tapi akhirnya sampai juga hehehe. Suasana restorannya sederhana dan cozy banget. Dan ternyata, pizza dan spaghettinya mantapppp rasanya. Seneng dey.. Klo nginep di ubud lagi, pasti balik lagi kesana.
Sunday, September 2, 2012
Bumil (Mrs Nofrialdy) is travelling :) #1
Assalamualaikum warohmatullahi waborakatuh all...
It's such a very nice morning here at Ubud, Gianyar.
Yes, bumil is now on travelling.. gak jauh2 si.. Bali dan 5 hari saja :) Cuma, tetep aja agak2 khawatir gimana gtu klo lagi kondisi hamidun begini jalan2. Tapi, inshaallah sudah disertifikasi Dr. Sofie, jadi ya let's go...
Berikut sedikit tips untuk ibu hamil yang akan bepergian, especially with aircraft:
1. Periksakan kondisi sebelum berangkat ke dokter dan minta surat keterangan dari dokter yang menyatakan kita dan kandungan dalam keadaan sehat untuk bepergian dengan pesawat terbang (just in case diminta sama petugas airline ketika check in atau mau boarding).
2. Kenakan sepatu yang nyaman, karena akan banyak waktu berjalannya, terutama di bandara.
3. Minta berisitirahat sebentar dengan rekan bepergian ketika sudah terasa lelah.
4. Minta seat di pesawat yang next to aisle, sehingga bisa memudahkan berjalan kalau mau ke toilet atau untuk merilekskan punggung dan panggul dengan berjalan.
5. Sediakan air minum secukupnya, since bumil tidak boleh dehidrasi sedikitpun. Minum sedikit dan sering membantu bumil terhindar dari dehidrasi.
Sekian tipsnya, now back to my first travelling experience in pregnant condition.
Alhamdulillah, perjalanan dengan pesawat berjalan lancar. Aq dan dedek alhamdulillah sehat wal afiat. Gak mual2 dan muntah2 lho malamnya.. Padahal kan siklus sicknessku itu diatas jam 6 malam. Malah, daddynya ini yang mengalami sickness karena masuk angin. Aq jahat si gak bolehin darla bawa jaket, padahal I should've known that my hubby is sensitive with cold condition hehehe.. maaf yah darla :D Jadi dey jackpot selama perjalanan :)
Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, benar Dr Sofie bilang, jalannya ke pick up zone akan jadi jauh sekali karena sedang renovasi. Kalau Beli rent car-nya bilang gak mau kalah sama bandara Lombok yang lebih besar hihihi.. Sempat beberapa kali mampir ke Minimarket untuk istirahat jalan dan sekalian cari obat untuk my darla.
Tempat menginap pertama kami adalah Umah Gran, sebuah guest house baru berlokasi di Jalan Raya Goa Gajah di Ubud, Gianyar. Cukup jauh jaraknya dari bandara, kalau based on googlemap sekitar 35 kilo - 45 menit. Tapi karena kita gak tau medan dan hanya berbekal google map di malam hari jadi dey baru sampai setelah 60 menit. And, who says that women can't read maps, infact I officially succeeded navigated my hubby from airport to the guest house only with google map and directions along the road. Alhamdulillah sampai di guest house mungil bernuasa Bali tradisional, kamar baru jadi 4 unit, and the only guest is us heheheh.. Gpp lah yang penting ramah2 pegawainya. Dan kamarnya nyaman koq dengan ukuran 36 m, balkon menghadap bukit. Cocok untuk yang rindu suasana ketenangan, karena memang no TV juga hehehe.
OK... nanti lanjut dengan cerita berikutnya :)
It's such a very nice morning here at Ubud, Gianyar.
Yes, bumil is now on travelling.. gak jauh2 si.. Bali dan 5 hari saja :) Cuma, tetep aja agak2 khawatir gimana gtu klo lagi kondisi hamidun begini jalan2. Tapi, inshaallah sudah disertifikasi Dr. Sofie, jadi ya let's go...
Berikut sedikit tips untuk ibu hamil yang akan bepergian, especially with aircraft:
1. Periksakan kondisi sebelum berangkat ke dokter dan minta surat keterangan dari dokter yang menyatakan kita dan kandungan dalam keadaan sehat untuk bepergian dengan pesawat terbang (just in case diminta sama petugas airline ketika check in atau mau boarding).
2. Kenakan sepatu yang nyaman, karena akan banyak waktu berjalannya, terutama di bandara.
3. Minta berisitirahat sebentar dengan rekan bepergian ketika sudah terasa lelah.
4. Minta seat di pesawat yang next to aisle, sehingga bisa memudahkan berjalan kalau mau ke toilet atau untuk merilekskan punggung dan panggul dengan berjalan.
5. Sediakan air minum secukupnya, since bumil tidak boleh dehidrasi sedikitpun. Minum sedikit dan sering membantu bumil terhindar dari dehidrasi.
Sekian tipsnya, now back to my first travelling experience in pregnant condition.
Alhamdulillah, perjalanan dengan pesawat berjalan lancar. Aq dan dedek alhamdulillah sehat wal afiat. Gak mual2 dan muntah2 lho malamnya.. Padahal kan siklus sicknessku itu diatas jam 6 malam. Malah, daddynya ini yang mengalami sickness karena masuk angin. Aq jahat si gak bolehin darla bawa jaket, padahal I should've known that my hubby is sensitive with cold condition hehehe.. maaf yah darla :D Jadi dey jackpot selama perjalanan :)
Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, benar Dr Sofie bilang, jalannya ke pick up zone akan jadi jauh sekali karena sedang renovasi. Kalau Beli rent car-nya bilang gak mau kalah sama bandara Lombok yang lebih besar hihihi.. Sempat beberapa kali mampir ke Minimarket untuk istirahat jalan dan sekalian cari obat untuk my darla.
Tempat menginap pertama kami adalah Umah Gran, sebuah guest house baru berlokasi di Jalan Raya Goa Gajah di Ubud, Gianyar. Cukup jauh jaraknya dari bandara, kalau based on googlemap sekitar 35 kilo - 45 menit. Tapi karena kita gak tau medan dan hanya berbekal google map di malam hari jadi dey baru sampai setelah 60 menit. And, who says that women can't read maps, infact I officially succeeded navigated my hubby from airport to the guest house only with google map and directions along the road. Alhamdulillah sampai di guest house mungil bernuasa Bali tradisional, kamar baru jadi 4 unit, and the only guest is us heheheh.. Gpp lah yang penting ramah2 pegawainya. Dan kamarnya nyaman koq dengan ukuran 36 m, balkon menghadap bukit. Cocok untuk yang rindu suasana ketenangan, karena memang no TV juga hehehe.
OK... nanti lanjut dengan cerita berikutnya :)
Monday, July 9, 2012
My Pregnancy Journal
To record every growth in my pregnancy stages, I decided to write down the changes of "Me", my body, and my fetus growth for every months, inshaallah hehehe :D
Week 0 - 4
Honestly, I feel nothing about the pregnancy for this period. Aq gak merasa ada apa2 kecuali ketika tanggal anniv-ku dengan darla. Sejak itu aq udah mulai berasa, koq belum datang2 juga haidnya. Sampai 7 hari kemudian baru dey tahu kalau ternyata sedang "isi" berdasarkan hasil testpack dan usg dokter. Habis itu baru bermunculan dey sugesti mual2, my boobs and my hips getting bigger. Walaupun pada kenyataannya sebelum tahu "isi", juga udah menggemuk... hehehe, namanya juga doyan makan :D Tapi beneran lho menginjak week ke-4 memang sudah berasa mual2. Klo temenku bilang siy harusnya belum yah.. cuma ya sudah dinikmati saja. Banyak2 minum susu, padahal gak suka susu, jadi aq ganti aja minum susu UHT Ultra atau susu kedelai jahe :) Yang lebih hebatnya lagi, I lost my passion in window shopping.. Rasanya udah males aja kalo mau jalan2 jauh dan memakan waktu. Contohnya ya waktu diajak darla ke Pasar Baru, 20 menit aja sudah berasa pusing, mual, keringat dingin.. Minta pulang terus bawaannya minggu kemarin.. Tapi klo diajak having fun yang gak bertenaga banyak kaya nonton Madagascar, I'm in.. Jelas aq kuat dan nampaknya si calon dedek juga suka hehehe..
Week 5
Minggu ke-5 ini masih berasa preggie sicknessnya, ya pusing2 dan mual2.. Mualnya itu cenderung berasa banget pas perut mulai kosong, alhasil banyak bawa cemilan,, yaa biskuit regal, coklat.. Tapi harusnya tetap yang berserat tinggi yah biar tetap sehat dan langsing hehehe bisakah?? Sebenarnya dari minggu ini gak sabaran untuk ke dokter yang di bandung. Banyak temen yang recommend Dr. Sofie di RSIA Tedja, sayang si dokter masih kongress jadi baru ada tanggal 4. Soalnya gak sabar buat melihat pertumbuhan si calon dedek skrg gimana hehehe.. Oiya trus kan sebentar lagi bulan Ramadhan datang ya.. masih bingung niy bisa puasa atau gak yah.. Klo gak kuat, nanti aq bayar fidyah aja ah.. Mudah2an diterima fidyahku sebagai pengganti puasa nanti :)
Week 6 -7
Ternyata setelah cek ke dokter, dr Sofie memastikan yes you are both are having a child dan sudah memasuki umur 7 minggu. Oiya kmrn kaget siy karena baru pertama kali ditransV, sempet takut dulu pada awalnya.. tapi diusahakan santai toh dokter tau yang terbaik kan. Dan Alhamdulillah akhirnya we saw our lil baby's heartbeat..That's the most exciting moment on this week.. Wanna tell my mom, but my mom is now grieving for the loss of her friend :( Trus dr. Sofie bilang inshaallah babynya sehat dan klo masih mual2 dan pusing2 yah dijalanin aja.. (hehehe.. means I just have to enjoy it).. dan dokter juga bilang gpp koq kalo mau bepergian jauh.. Bisa gak yah nanti lebaran mudik ke PKU.. Dan, bbrp hari setelahnya di kantor, I just informed that I have to join public class of IFRS.. weww, means aq harus bolak balik Jakarta setiap minggu selama 4 - 5 bulan kedepan, belajar buku2 tebal kaya dulu kuliah lagi (though, that's what I want some months ago sebelum tahu kalo udah hamidun).Ough, kira2 dedek kuat gak yah?? atau maknya aja niy mencari2 alasan hehe.. Tapi suami dan teman2 mendukung aq ikut :( poistive thinking aja katanya.. jadi, yak Bismillah aq ikut.. Inshaallah kuat, dan biar dedeknya pinter IFRS hehehe :)
Week 8 - 10
Di fase ini, sayang sekali aq gak bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan ni ternyata. Hari pertama puasa udah sempet nyoba siy sebenarnya, cuma gak berhasil. Cepet banget terasa lapar, klo laparnya didiemin nanti muntahnya sakit, gak ada isisnya dan perut kaya diperes sejadi-jadinya. Jadi yah selama bulan Ramadhan itu aq poll dong... Poll bolong puasanya hehehe.. Untuk menggantinya, aq bayar fidyah sebesar biaya makanku sehari dikalikan berapa hari bolong puasanya. Untuk meng-qada puasanya kapan yah kira2?
Oiya selama bulan puasa ini juga, tetap dilaksanakan dunk kelas IFRSnya.. sumpah meskipun aq gak puasa tapi kan tetap terbawa suasana puasa, makan dan minumnya gak bisa sebebasnya hehehe.. Materi berat dan laper berat juga boo.. jadilah sepanjang kelas berlangsung, bumil ini ngemilin klo gak roti coklat, brownies, dan pisang.. ckckckc.. berat badan kaya apa ni nanti jadinya? hehehe..
Selama fase ini juga, sicknessku agak2 parah, gak di rumah di jalan mual dan harus muntah.. agak2 lebay memang ketika fase ini.. Dan selera makannya juga lagi gak enak, milih2 banget makannya.. Masak sepanjang bulan Ramadhan gak mau masuk sayuran hijau.. haduh nak, maafin Mommy yah :( Takoyaki is the best for this phase hehehe :)
Week 11 - 14
Pas minggu ke 11, jadwalnya ke dr Sofie.. gak sabar lihat dedek kaya apa. Setelah di USG, si dedek panjangnya udah 4.5 cm dan kali ini dedek lompat2 seakan di ruang hampa udara gtu ketika diUSG. Subhanallah lihatnya.. Aq dan darla begitu terharu dan bahagia melihat dan mengetahui ada sebuah kehidupan yang harus kami jaga di dalam perutku sekarang. Dan, kali ini dr. Sofie mendengarkan detak jantungnya.. Subhanallah, begitu bergema dan seakan berdetak bareng dengan detak jantungku.. Love u baby.. Ya Allah, bimbinglah kami berdua dalam menjaga titipanmu ini..
Tapi, comment Dr. Sofie berikutnya adalah: kenapa ini BB bisa naik 2 kg padahal lagi parah mual2nya.. heheheh.. yah aq bilang aja mungkin karena cemilannya sagu keju, kastengel, roti coklat, dan brownies :D Dr. Sofie langsung bilang NO NO NO, ganti cemilannya dengan buah atau kacang2an. Diet carbo disuruhnya aq kurangi yang manis2 seperti biskuit, cookies, nasi juga sedikit aja klo maem, banyakin lauk dan sayurnya.. Tapi gimana aq kan gak bisa maem sayur :( Pisang pun jadilah kali ini. Kemana2 skrg aq bawa si kuning Sunpride, di kantor, di kelas IFRS, di rumah pun nyemilnya itu :D
Tapi tetep pas lebaran tiba, yah makan santan2 dan cookies lagi.. Tapi gak sebanyak dulu siy makan cookies2 lebarannya. Cuma ternyata efek makan santan2 itu gak enak di perut, bawaannya sebah jadi pengen muntah terus. Jadi yah selama pekan silahturahmi lebaran, pagi makan ketupat santan, siangnya cari yang segar2 kaya bakso yeayyy...
Oiya, setelah kontrol terakhir dengan Dr. Sofie kmrn, aq dirujuk untuk test lab. Lumayan banyak siy yang harus di tes, dari tes Hematologi, tes Glukosa, tes Fungsi Hati dan Ginjal, tes urine untuk salah satu panel TORCH. Tapi herannya yang dirujuk Dr. Sofie untuk panel TORCH hanya untuk CMV saja, lainnya seperti Toxo, Rubella, dan Herpesnya gak. so, setelah selesai libur lebaran di Jakarta, sekembalinya kami ke Bandung, kami test di Pramita Riau. Lumayan juga yah untuk tes itu aja sampe sebesar 750rb, gimana kalo ambil semua panel TORCH. Nanti dey coba konsul ke dokter poli kantor, siapa tahu bisa dirujuk untuk ambil tes panel TORCH lainnya.
Kunjungan kontrol kembali ke Dr. Sofie kali ini agak dipercepat seminggu di awal, karena kami juga gak sabar hasi dari test lab itu. Sebenarnya hasil itu sudah akmi terima, hanya kan dokter yang lebih ahli membacanya. Sekalian mau tahu keadaaan si dedek. Alhamdulillah, Dr. Sofie bilang hasil test labnya bagus, kecuali untuk Hb nya koq dobawah range seharusnya ibu hamil. Sebaiknya perbanyak konsumsi ikan dan sayuran hijau untuk menabah zat besi buat si dedek. Karena kebutuhan zat besi wanita normal dan ibu hamil berbeda. Ibu hamil butuh lebih untuk asupan bayinya.
Ada lagi comennya yang buat aq merasa bersalah, setelah di USG alhamdulillah dedek berkembang baik dan sehat. Sekarang panjangnya sudah 8.5cm, dalam range panjang seharusnya untuk umur 14 - 15w. Tapi Dr. Sofie bilang ini kantung janinnya koq sempit. Kasian dedeknya gak memiliki ruang untuk gerak dan tumbuh lebih besar lagi. Ini pasti kurang minum katanya. Dan bener dunk, kmrn2 aq sempet berkesimpulan aq harus kurangi minum karena setelah minum bawaannya sebah, mulut gak enak, jadi malah dimuntahin lagi :( Dr. Sofie bilang mana boleh ibu hamil kurangi minum air putih, solusinya minum sedikit2 saja tapi dalam frekuensi yang sering. Huhuhu, maafin mommy yah sayang.. Janji mulai hari ini akan minum air putih banyak hehehe. Oiya, berhubung minggu depan kami mau holiday part #2 jadi kami minta surat keterangan dari Dr. sofie yang menyatakan aq dan baby dalam keadaan sehat untuk bepergian dengan pesawat terbang. Alhamdulillah, kami disertifikasi. Inshaallah, kita bisa yah dek menjalan liburan ini dengan sehat wal afiat :)
Week 0 - 4
Honestly, I feel nothing about the pregnancy for this period. Aq gak merasa ada apa2 kecuali ketika tanggal anniv-ku dengan darla. Sejak itu aq udah mulai berasa, koq belum datang2 juga haidnya. Sampai 7 hari kemudian baru dey tahu kalau ternyata sedang "isi" berdasarkan hasil testpack dan usg dokter. Habis itu baru bermunculan dey sugesti mual2, my boobs and my hips getting bigger. Walaupun pada kenyataannya sebelum tahu "isi", juga udah menggemuk... hehehe, namanya juga doyan makan :D Tapi beneran lho menginjak week ke-4 memang sudah berasa mual2. Klo temenku bilang siy harusnya belum yah.. cuma ya sudah dinikmati saja. Banyak2 minum susu, padahal gak suka susu, jadi aq ganti aja minum susu UHT Ultra atau susu kedelai jahe :) Yang lebih hebatnya lagi, I lost my passion in window shopping.. Rasanya udah males aja kalo mau jalan2 jauh dan memakan waktu. Contohnya ya waktu diajak darla ke Pasar Baru, 20 menit aja sudah berasa pusing, mual, keringat dingin.. Minta pulang terus bawaannya minggu kemarin.. Tapi klo diajak having fun yang gak bertenaga banyak kaya nonton Madagascar, I'm in.. Jelas aq kuat dan nampaknya si calon dedek juga suka hehehe..
Week 5
Minggu ke-5 ini masih berasa preggie sicknessnya, ya pusing2 dan mual2.. Mualnya itu cenderung berasa banget pas perut mulai kosong, alhasil banyak bawa cemilan,, yaa biskuit regal, coklat.. Tapi harusnya tetap yang berserat tinggi yah biar tetap sehat dan langsing hehehe bisakah?? Sebenarnya dari minggu ini gak sabaran untuk ke dokter yang di bandung. Banyak temen yang recommend Dr. Sofie di RSIA Tedja, sayang si dokter masih kongress jadi baru ada tanggal 4. Soalnya gak sabar buat melihat pertumbuhan si calon dedek skrg gimana hehehe.. Oiya trus kan sebentar lagi bulan Ramadhan datang ya.. masih bingung niy bisa puasa atau gak yah.. Klo gak kuat, nanti aq bayar fidyah aja ah.. Mudah2an diterima fidyahku sebagai pengganti puasa nanti :)
Week 6 -7
Ternyata setelah cek ke dokter, dr Sofie memastikan yes you are both are having a child dan sudah memasuki umur 7 minggu. Oiya kmrn kaget siy karena baru pertama kali ditransV, sempet takut dulu pada awalnya.. tapi diusahakan santai toh dokter tau yang terbaik kan. Dan Alhamdulillah akhirnya we saw our lil baby's heartbeat..That's the most exciting moment on this week.. Wanna tell my mom, but my mom is now grieving for the loss of her friend :( Trus dr. Sofie bilang inshaallah babynya sehat dan klo masih mual2 dan pusing2 yah dijalanin aja.. (hehehe.. means I just have to enjoy it).. dan dokter juga bilang gpp koq kalo mau bepergian jauh.. Bisa gak yah nanti lebaran mudik ke PKU.. Dan, bbrp hari setelahnya di kantor, I just informed that I have to join public class of IFRS.. weww, means aq harus bolak balik Jakarta setiap minggu selama 4 - 5 bulan kedepan, belajar buku2 tebal kaya dulu kuliah lagi (though, that's what I want some months ago sebelum tahu kalo udah hamidun).Ough, kira2 dedek kuat gak yah?? atau maknya aja niy mencari2 alasan hehe.. Tapi suami dan teman2 mendukung aq ikut :( poistive thinking aja katanya.. jadi, yak Bismillah aq ikut.. Inshaallah kuat, dan biar dedeknya pinter IFRS hehehe :)
Week 8 - 10
Di fase ini, sayang sekali aq gak bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan ni ternyata. Hari pertama puasa udah sempet nyoba siy sebenarnya, cuma gak berhasil. Cepet banget terasa lapar, klo laparnya didiemin nanti muntahnya sakit, gak ada isisnya dan perut kaya diperes sejadi-jadinya. Jadi yah selama bulan Ramadhan itu aq poll dong... Poll bolong puasanya hehehe.. Untuk menggantinya, aq bayar fidyah sebesar biaya makanku sehari dikalikan berapa hari bolong puasanya. Untuk meng-qada puasanya kapan yah kira2?
Oiya selama bulan puasa ini juga, tetap dilaksanakan dunk kelas IFRSnya.. sumpah meskipun aq gak puasa tapi kan tetap terbawa suasana puasa, makan dan minumnya gak bisa sebebasnya hehehe.. Materi berat dan laper berat juga boo.. jadilah sepanjang kelas berlangsung, bumil ini ngemilin klo gak roti coklat, brownies, dan pisang.. ckckckc.. berat badan kaya apa ni nanti jadinya? hehehe..
Selama fase ini juga, sicknessku agak2 parah, gak di rumah di jalan mual dan harus muntah.. agak2 lebay memang ketika fase ini.. Dan selera makannya juga lagi gak enak, milih2 banget makannya.. Masak sepanjang bulan Ramadhan gak mau masuk sayuran hijau.. haduh nak, maafin Mommy yah :( Takoyaki is the best for this phase hehehe :)
Week 11 - 14
Pas minggu ke 11, jadwalnya ke dr Sofie.. gak sabar lihat dedek kaya apa. Setelah di USG, si dedek panjangnya udah 4.5 cm dan kali ini dedek lompat2 seakan di ruang hampa udara gtu ketika diUSG. Subhanallah lihatnya.. Aq dan darla begitu terharu dan bahagia melihat dan mengetahui ada sebuah kehidupan yang harus kami jaga di dalam perutku sekarang. Dan, kali ini dr. Sofie mendengarkan detak jantungnya.. Subhanallah, begitu bergema dan seakan berdetak bareng dengan detak jantungku.. Love u baby.. Ya Allah, bimbinglah kami berdua dalam menjaga titipanmu ini..
Tapi, comment Dr. Sofie berikutnya adalah: kenapa ini BB bisa naik 2 kg padahal lagi parah mual2nya.. heheheh.. yah aq bilang aja mungkin karena cemilannya sagu keju, kastengel, roti coklat, dan brownies :D Dr. Sofie langsung bilang NO NO NO, ganti cemilannya dengan buah atau kacang2an. Diet carbo disuruhnya aq kurangi yang manis2 seperti biskuit, cookies, nasi juga sedikit aja klo maem, banyakin lauk dan sayurnya.. Tapi gimana aq kan gak bisa maem sayur :( Pisang pun jadilah kali ini. Kemana2 skrg aq bawa si kuning Sunpride, di kantor, di kelas IFRS, di rumah pun nyemilnya itu :D
Tapi tetep pas lebaran tiba, yah makan santan2 dan cookies lagi.. Tapi gak sebanyak dulu siy makan cookies2 lebarannya. Cuma ternyata efek makan santan2 itu gak enak di perut, bawaannya sebah jadi pengen muntah terus. Jadi yah selama pekan silahturahmi lebaran, pagi makan ketupat santan, siangnya cari yang segar2 kaya bakso yeayyy...
Oiya, setelah kontrol terakhir dengan Dr. Sofie kmrn, aq dirujuk untuk test lab. Lumayan banyak siy yang harus di tes, dari tes Hematologi, tes Glukosa, tes Fungsi Hati dan Ginjal, tes urine untuk salah satu panel TORCH. Tapi herannya yang dirujuk Dr. Sofie untuk panel TORCH hanya untuk CMV saja, lainnya seperti Toxo, Rubella, dan Herpesnya gak. so, setelah selesai libur lebaran di Jakarta, sekembalinya kami ke Bandung, kami test di Pramita Riau. Lumayan juga yah untuk tes itu aja sampe sebesar 750rb, gimana kalo ambil semua panel TORCH. Nanti dey coba konsul ke dokter poli kantor, siapa tahu bisa dirujuk untuk ambil tes panel TORCH lainnya.
Kunjungan kontrol kembali ke Dr. Sofie kali ini agak dipercepat seminggu di awal, karena kami juga gak sabar hasi dari test lab itu. Sebenarnya hasil itu sudah akmi terima, hanya kan dokter yang lebih ahli membacanya. Sekalian mau tahu keadaaan si dedek. Alhamdulillah, Dr. Sofie bilang hasil test labnya bagus, kecuali untuk Hb nya koq dobawah range seharusnya ibu hamil. Sebaiknya perbanyak konsumsi ikan dan sayuran hijau untuk menabah zat besi buat si dedek. Karena kebutuhan zat besi wanita normal dan ibu hamil berbeda. Ibu hamil butuh lebih untuk asupan bayinya.
Ada lagi comennya yang buat aq merasa bersalah, setelah di USG alhamdulillah dedek berkembang baik dan sehat. Sekarang panjangnya sudah 8.5cm, dalam range panjang seharusnya untuk umur 14 - 15w. Tapi Dr. Sofie bilang ini kantung janinnya koq sempit. Kasian dedeknya gak memiliki ruang untuk gerak dan tumbuh lebih besar lagi. Ini pasti kurang minum katanya. Dan bener dunk, kmrn2 aq sempet berkesimpulan aq harus kurangi minum karena setelah minum bawaannya sebah, mulut gak enak, jadi malah dimuntahin lagi :( Dr. Sofie bilang mana boleh ibu hamil kurangi minum air putih, solusinya minum sedikit2 saja tapi dalam frekuensi yang sering. Huhuhu, maafin mommy yah sayang.. Janji mulai hari ini akan minum air putih banyak hehehe. Oiya, berhubung minggu depan kami mau holiday part #2 jadi kami minta surat keterangan dari Dr. sofie yang menyatakan aq dan baby dalam keadaan sehat untuk bepergian dengan pesawat terbang. Alhamdulillah, kami disertifikasi. Inshaallah, kita bisa yah dek menjalan liburan ini dengan sehat wal afiat :)
Tuesday, July 3, 2012
Yuks Menghitung Usia Kehamilan
Ternyata penting yah menghitung usia kehamilan itu. Calon ibu dapat mengetahui perkembangan apa saja yang akan dialami oleh si janin dan kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk pertumbuhan si janin..
Maafkan mama yah dek yang baru tahu cara menghitungnya.. tidak mencari tahu lebih awal.. dan sedihnya dokter tidak menginfokan hal ini.. Karena masih pertama kali ke obgyn si jadi gak tau apa saja yang harus ditanyakan.
Setelah browsing2, ketemu dey metode HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) dari www.bidanku.com. Kurang lebih seperti ini ni metodenya:
Klo dari metode ini berarti sekarang, usia kehamilanku sudah jalan mau ke minggu ke-6. Bismillah ya Allah, lindungilah dan karuniakan sehatMu untuk Janinku ini. Amin YRA :)
Oiya metode ini bisa diaplikasikan untuk yang siklus haidnya teratur ya, temans.
Maafkan mama yah dek yang baru tahu cara menghitungnya.. tidak mencari tahu lebih awal.. dan sedihnya dokter tidak menginfokan hal ini.. Karena masih pertama kali ke obgyn si jadi gak tau apa saja yang harus ditanyakan.
Setelah browsing2, ketemu dey metode HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) dari www.bidanku.com. Kurang lebih seperti ini ni metodenya:
Klo dari metode ini berarti sekarang, usia kehamilanku sudah jalan mau ke minggu ke-6. Bismillah ya Allah, lindungilah dan karuniakan sehatMu untuk Janinku ini. Amin YRA :)
Oiya metode ini bisa diaplikasikan untuk yang siklus haidnya teratur ya, temans.
Special Gift for Out 1st Anniv ^__^
Alhamdulillah, pernikahanku dengan darla sudah menginjak usia 1 tahun..
Gak jauh2 dan gak muluk2 kita merayakannya.. we just had a simple dinner at a cozy urban restaurant.. Masing-masing aq dan Robby gak ada kado spesial buat merayakan first anniv kita.. Klo aq siy karena gak ada preparation sebelumnya.. Sudah ada niat siy.. cuma kemalasan mengalahi niat heheh.. Untungnya, darla bukan orang yang senang dengan kado mengkado jadi yah we just enjoyed that night with eating rainbow cake together :D
Yah kurang lebih seperti inilah suasana di malam itu.. wkwkwk.. yah tetap.. kita memang pasangan narsis (lebih tepatnya istrinya hehe)...
Trus special giftnya apa klo gtu.. kenapa judul postingannya Special Gift??? :) Special Giftnya datang beberapa hari setelahnya.. Alhamdulillah dan Bismillah ya Allah.. kita berdua masih shocked klo ternyata hasil testpack-ku bergaris DUA..
Ceritanya ketika perayaan 1st Anniv itu aq seharusnya datang bulan sesuai kalender wanitaku. Aq yakin karena memang siklus haidku bisa dibilang teratur, 24-25 hari sekali pasti sudah datang bulan lagi. Dan dalam sejarahnya, hampir gak pernah telat si bulan datangnya.
Satu hari dua hari terlewati dengan perasaan mulai deg-degan.. tapi aq pendam sendiri aja.. 4 hari lewat.. tambah lagi deg2annya karena one of my bestiest juga bulan lalu telat 4 hari dan ternyata alhamdulillah hamil.. Baru dey aq bilang sama darla. Tapi darla bilang klo kita tunggu sampai seminggu saja baru coba ditest..
Nah ketika hari ke-8 telat, aq lagi dirumah Mama di Jakarta, beli dey testpack dua macam, satu Sensitif yang biasa dipakai, satunya HCG yang harganya murah banget, hanya Rp 7,500 saja. Sebenarnya udah agak males sama testpack karena sudah beberapa kali kege-eran, namun hasilnya ternyata masih satu garisnya. Pagi itu sengaja bangun pagi, air p*p*s pertama akhirnya diteteskan ke Sensitif, ternyata hasilnya masih satu garis terang.. Kaget campur pasrah karena sudah biasa dengan hasil testpack seperti itu. Eh tapi kan masih ada testpack satu lagi yang murah.. Coba aja lah.. dan jreng jreng hasilnya langsung bergaris DUA, meskipun yang garis satunya tidak seterang garis satunya. Ooo.. ini positif gak yah... Trus yang Sensitif aq keluarin lagi dari bungkusnya, ternyata sekarang garisnya udah DUA. I'm shocked... Langsung aq tanya ke mamam.. dan mamam antusias sekali seperti sangat mengerti penggunaan testpack, ternyata malah balik bertanya, ini klo positif tandanya gimana.. Gubrakkk.. hehehe.. Love u mam :)
Darla yang masih terlelap juga jadi korban kepanikanku.. Bener gak siy ini darl.. Dengan mata masih sayu2 gimana gtu.. Iyaaa ini positif katanya dengan super pede hehehe.. Langsung dey kita siap2 ke dokter sekalian mau jemput adikku yang baru boleh pulang opname.
Di rumah sakit, aq sebenarnya masih ragu untuk ke obgyn karena kan masih telat seminggu siapa tahu belum keliatan.. tapi susternya meyakinkan mending dari awal tahunya bu biar nanti bisa dikasih vitamin, penguat, dan bla bla bla.. Baiklah kami setuju. Setelah ketemu dokternya, langsung dey di USG.. Yakk dokternya bilang dinding rahimnya sudah menebal ini, nanti kantung janinnya disini cuma skrg belum keliatan.. Hmmm... agak2 panik mendengarnya tapi kemudian dokternya menenangkan agar Bismillah yah semoga tumbuh sehat janinnya, dikasih dey untuk sebulan vitamin Folavit 400mg dan Santa-e 100mg, serta penguat Cygest 400mg.
So.. ya Allah ya Robbi segala puji syukur ku panjatkan kepadaMu Sang Pencipta Alam Semesta. Terima kasih kasih atas amanah yang Inshaallah Kau kini percayakan kepada kami berdua. Kami mohon agar kami senantiasa diberikan kekuata, petunjuk, dan perlindunganMu dalam menjaga amanahMu ini agar tumbuh sehat dan membekalinya Iman kepadaMu dan cinta kepada RasulMu. Amin ya Robbalalamin. AmanahMu ini merupakan kado yang sangat spesial di tahun pernikahan kami, AmanahMu AnugerahMu ^_^
Gak jauh2 dan gak muluk2 kita merayakannya.. we just had a simple dinner at a cozy urban restaurant.. Masing-masing aq dan Robby gak ada kado spesial buat merayakan first anniv kita.. Klo aq siy karena gak ada preparation sebelumnya.. Sudah ada niat siy.. cuma kemalasan mengalahi niat heheh.. Untungnya, darla bukan orang yang senang dengan kado mengkado jadi yah we just enjoyed that night with eating rainbow cake together :D
Yah kurang lebih seperti inilah suasana di malam itu.. wkwkwk.. yah tetap.. kita memang pasangan narsis (lebih tepatnya istrinya hehe)...
Trus special giftnya apa klo gtu.. kenapa judul postingannya Special Gift??? :) Special Giftnya datang beberapa hari setelahnya.. Alhamdulillah dan Bismillah ya Allah.. kita berdua masih shocked klo ternyata hasil testpack-ku bergaris DUA..
Ceritanya ketika perayaan 1st Anniv itu aq seharusnya datang bulan sesuai kalender wanitaku. Aq yakin karena memang siklus haidku bisa dibilang teratur, 24-25 hari sekali pasti sudah datang bulan lagi. Dan dalam sejarahnya, hampir gak pernah telat si bulan datangnya.
Satu hari dua hari terlewati dengan perasaan mulai deg-degan.. tapi aq pendam sendiri aja.. 4 hari lewat.. tambah lagi deg2annya karena one of my bestiest juga bulan lalu telat 4 hari dan ternyata alhamdulillah hamil.. Baru dey aq bilang sama darla. Tapi darla bilang klo kita tunggu sampai seminggu saja baru coba ditest..
Nah ketika hari ke-8 telat, aq lagi dirumah Mama di Jakarta, beli dey testpack dua macam, satu Sensitif yang biasa dipakai, satunya HCG yang harganya murah banget, hanya Rp 7,500 saja. Sebenarnya udah agak males sama testpack karena sudah beberapa kali kege-eran, namun hasilnya ternyata masih satu garisnya. Pagi itu sengaja bangun pagi, air p*p*s pertama akhirnya diteteskan ke Sensitif, ternyata hasilnya masih satu garis terang.. Kaget campur pasrah karena sudah biasa dengan hasil testpack seperti itu. Eh tapi kan masih ada testpack satu lagi yang murah.. Coba aja lah.. dan jreng jreng hasilnya langsung bergaris DUA, meskipun yang garis satunya tidak seterang garis satunya. Ooo.. ini positif gak yah... Trus yang Sensitif aq keluarin lagi dari bungkusnya, ternyata sekarang garisnya udah DUA. I'm shocked... Langsung aq tanya ke mamam.. dan mamam antusias sekali seperti sangat mengerti penggunaan testpack, ternyata malah balik bertanya, ini klo positif tandanya gimana.. Gubrakkk.. hehehe.. Love u mam :)
Darla yang masih terlelap juga jadi korban kepanikanku.. Bener gak siy ini darl.. Dengan mata masih sayu2 gimana gtu.. Iyaaa ini positif katanya dengan super pede hehehe.. Langsung dey kita siap2 ke dokter sekalian mau jemput adikku yang baru boleh pulang opname.
Di rumah sakit, aq sebenarnya masih ragu untuk ke obgyn karena kan masih telat seminggu siapa tahu belum keliatan.. tapi susternya meyakinkan mending dari awal tahunya bu biar nanti bisa dikasih vitamin, penguat, dan bla bla bla.. Baiklah kami setuju. Setelah ketemu dokternya, langsung dey di USG.. Yakk dokternya bilang dinding rahimnya sudah menebal ini, nanti kantung janinnya disini cuma skrg belum keliatan.. Hmmm... agak2 panik mendengarnya tapi kemudian dokternya menenangkan agar Bismillah yah semoga tumbuh sehat janinnya, dikasih dey untuk sebulan vitamin Folavit 400mg dan Santa-e 100mg, serta penguat Cygest 400mg.
So.. ya Allah ya Robbi segala puji syukur ku panjatkan kepadaMu Sang Pencipta Alam Semesta. Terima kasih kasih atas amanah yang Inshaallah Kau kini percayakan kepada kami berdua. Kami mohon agar kami senantiasa diberikan kekuata, petunjuk, dan perlindunganMu dalam menjaga amanahMu ini agar tumbuh sehat dan membekalinya Iman kepadaMu dan cinta kepada RasulMu. Amin ya Robbalalamin. AmanahMu ini merupakan kado yang sangat spesial di tahun pernikahan kami, AmanahMu AnugerahMu ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)



















